Tampilkan postingan dengan label Interview. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Interview. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Maret 2014

Personal Interview Taring X Yerikho Iyeq

   Seperti biasa, pagi ini saya melakukan rutinitas pengangguran (cari wifi gratis) dan mulai memikirkan cara menghidupkan kembali blog ini yang sudah lama mati suri. Selang beberapan jam setelah menyeruput kopi hitam lalu eingeng muncul sebuah ide untuk menginterview teman (sebetulnya belum pernah saya jumpai) yang gosipnya kini sudah menjadi seniman di perantauan.
   Yah, sudahlah saya bosen basa-basi tentang kegiatan pengangguran. Simak percakapan asegedew saya dengan lae Yerikho Iyeq dibawah ini! :)





Hell-o bang, lae, asewewew, Inderskedoy, Asembrewe, Iyeq. Apa kabar nih?
   Baik-baik aja.. Tapi gusiku lagi sakit. Umur segini kemaren aku masih punya gigi susu satu lagi (beneran dan udah di check ke dokter) trus copot dan ini tumbuh untuk terakhir kalinya. Makanya bikin gusi bengkak. Aneh ya. Dokternya aja bilang aneh. hahahah.


Sejak kapan anda jatuh cinta dengan dunia visual art?
  Pertama kali jatuh cinta dengan visual art itu waktu TK di TK Fajar Medan. Dulu ada PR disuruh gambar bebas. Karena ga tau menggambar, aku minta Bapak yang gambarin. Mungkin karena kasihan liat anaknya, Bapak yang juga ga bisa gambar sama sekali mau ngebantuin tapi ya hasilnya lumayan kacau. Karena kesel, gambarnya aku hapus, aku gambar ulang sesuai yang aku mau. Tapi aku lupa gambar apa yang pertama kali aku gambar untuk menggantikan gambar tukang batu pendek bantet berhidung "Squidward" yang berdiri di atas bak truk beroda tiga dari Bapak. Setelah itu aku mulai suka gambar. Mungkin karena seru kaya bermain lilin-lilin kaya di sekolahku dulu yang bisa dikreasikan sesuka hati.

Apa gambar yang pertama kali anda buat?
   Aku lupa bener soal gambar pertama yang kubuat waktu TK itu. Tapi gambarku paling tua yang aku ingat itu ada di waktu kelas 5 SD karena mendapat pujian dari guru. Aku gambar 3 orang pria kurus", berpose layaknya boyband tangguh. Aku dapat nilai 9.5 tapi ada pesan dari Guruku "Kurus-kurus kaya pemakai narkoba". Dan karna gambar itu aku diikutkan lomba gambar yang disponsori Sosro dan Freshtea di Tanjungmorawa, Sumut. hahahah.

Menurut anda art itu apa?
   Sebenarnya aku juga ga tau seni itu apa. Tapi sepengalamanku ya seni itu segalanya. Mulai dari yang ada hingga yang tak ada. Klo diantara ada dan tidak ada itu ada, itu juga seni. Pokoknya segala hal itu seni. Yang tidak segalanya juga seni. Ga semua orang bisa melihat bahwa sesuatu itu seni, maka hadirlah seniman atau apalah namanya sebagai mediator. Kira-kira itu sih menurutku.

Karya seni siapa yang pertama anda beli dengan Uang anda sendiri?
   Belum ada. Tapi kemaren hampir membeli karya pencil sketch-nya Mas Robby Dwi Antono. Karena mungkin Mas Robby pengen menjalin pertemanan dan aku juga begitu, beliau minta ketemuan dulu. Tapi kita belum ketemu waktu yang bener-bener pas. Mungkin Mas Robby ga mau ngasih karyanya ke orang yang belum dikenal. Mungkin. Klo pun benar seperti itu, aku juga setuju dengan pendapat itu.

Rutinitas melatih otak yang tidak pernah anda tinggalkan?
   Rutinitas melatih otak? Mendengerkan musik. Satu hari aku bisa ndegerin banyak sekali judul lagu. Bisa sambil kerja, tiduran, di angkot dan lain-lain.

Nasihat apa yang anda telah ambil, namun tidak anda lakukan?
  Hemat pangkal kaya.

Tanggapan anda tentang nasionalisme & patriotisme?
  Aku sebenarnya ga ambil pusing dengan nasionalisme atau patriotisme. Mau mengayomi itu silahkan, mau tidak ya silahkan, asal masih pakai akal sehat dan masih memanusiakan manusia.

Menurut anda apa Indonesia benar-benar negara multikultur?
  Menurutku sih enggak ya. Indonesia mah mono. Semua kultur budaya Indonesia punya meme atau ide yang intinya ga jauh dari segitiga manusia-tuhan-alam: Berdamai dengan sesama manusia, berdamai dengan Tuhan (atau Yahwe atau Allah dll) dan berdamai dengan alam. Yang berbagai macam itu hanya "way" atau "how to say" atau caranya aja kok. Bisa jadi berbeda-beda ya namanya juga buah pikir manusia, beda kelamin aja beda pemikiran, apalagi beda geografis dan sebagainya.

Apa yang ada pikirkan ketika anda memikirkan Indonesia?
   Yang saya pikirkan pertama kali soal Indonesia adalah cebok pakai air sehabis berak. Hahaha. Ini serius. Mungkin cuma di Indonesia yang mempertahankan cebok pakai air sehabis berak. Dan aku setuju dengan itu. Diam diam aku sebenarnya mengagumi budaya barat kecuali cara mereka berak yang pakai tissue doank. Mengerikan.

Apa tanggapan anda tentang menjamurnya sifat konsumtif dan gagap budaya di kalangan remaja Indonesia?
   Sifat konsumtif dan gagap budaya? Bagus. Jadi kalo aku mau bisnis, bisa cepat laku.(Hehehehe)  Dan biarlah remaja-remaja itu gagap budaya. Karena pasti ada satu di setiap seratus orang yang peduli dan melestarikan budaya itu. Karena menurutku peduli budaya itu panggilan. Passion. Lagipula kalo setiap remaja menjalani budaya itu, apa uniknya lagi budaya itu? :)





Pesan untuk remaja Indonesia?
   Pesan untuk remaja Indonesia: "Ga malu apa masuk Mall trus liat banyak orang dengan gaya rambut yang sama dengamu (Hahahaha)?

Oke, last words?
   Last word: Semoga kita selamat sampai tujuan.

Yerikho Naektua

Twitter: @yerikhonaektua
Blog: http://yerikhonaektua.tumblr.com/
Facebook: https://www.facebook.com/yerikho.iyeq



-matimuda

Senin, 25 Juni 2012

Personal Interview Keluarga Taring X Andrew Anti-Tank

Yap! Jika kita menyusuri jalanan Jogja mungkin kita tidak asing dengan poster 'Munir Menolak Lupa', siapakah pelakunya? Kencangkan sabuk pengamanmu! :)









Hallo bang, mas, lae Andrew Anti-Tank, aba kabar nih? :D


Sehat dan semoga lincah selalu.


Apa filosofi dari Anti-Tank?

Provokator!







Sejak kapan anda jatuh cinta dengan dunia ‘pergambaran’?

Sejak kecil pastinya. Sejak saya menemukan keajaiban sebatang pensil murahan, ketika yang bisa saya lakukan hanyalah bermain didalam rumah pada waktu kedua orang tua saya sedang pergi bekerja, dan kedua adik saya masih terlalu kecil untuk diajak main bersama, dan lagipula adik saya semuanya perempuan, jadi sedikit susah untuk diajak bermain. Saya memulai petualangan imajinasi di setiap dinding rumah dengan berbagai narasi gambar yang tercipta dari pensil – pensil itu. Dan ketika SD teman tetangga saya memperkenalkan saya pada komik sebangsa Tiger Wong, saya pun semakin terjelembab dalam lantai gambar – menggambar. Menggambar adalah hal yang sangat saya cintai, seperti cinta pertama. Semacam True Love!

Apa gambar yang pertama kali anda buat?

Wahhh...bukannya saya mulai pikun...tapi apakah mungkin bisa mengingatnya? Heheee...
Tapi yang pasti dari dulu saya suka menggambar orang (tentu cuma orang – orangan kerangka) dan gulungan – gulungan ombak suka – suka yang bermula dari ujung tembok yang satu ke ujung tembok satunya.

Menurut anda art itu apa?

Seni = suka -suka...:D

Rutinitas melatih otak yang tidak pernah anda tinggalkan?

Menggambar, membuat sket, membaca, menulis, menonton pameran apa saja dan bersepeda.

Pesan apa yang ingin anda sampaikan dari poster ‘Munir Menolak Lupa’?

Munir adalah orang yang dibunuh dengan bengis di depan hidung kita semua, dia dibunuh ketika era kegelapan Orde Baru tumbang, dan seharusnya era baru sekarang adalah era yang memerdekakan semua kebebasan kemanusiaan. Tapi begitu ironisnya kita masih betah berkompromi dengan penjahat yang berlalu lalang dengan entengnya di depan jidat kita semua.
Kalaupun kita terlalu selow untuk mau berniat susah – susah mencari siapa dalang pembunuhan Munir, selayaknyalah kita jangan melupakan Munir dan apa yang sudah diwariskannya hingga hari ini. MENOLAK LUPA!



Stencil 'Munir Menolak Lupa' di Mataram

Poster 'Munir Menolak Lupa' di Medan


Nasihat apa yang anda telah ambil, namun tidak anda lakukan?

Jangan tidur malam?

Tanggapan anda tentang nasionalisme & patriotisme?

Yaahh...semoga saja nasionalisme abal – abal ala Pemuda Pancasila dan Patriotisme kampungan ala simpatisan partai ecek – ecek tidak membuat negara ini semakin menyebalkan untuk ditinggali.

Menurut anda apa Indonesia benar-benar negara multikultur?

Jelas sekali. Berbagai suku beserta kelompok – kelompoknya, bahasa, makanan dan rupa wujud masyarakat kita sudah sangat multikultur dari dulu. Sangat membanggakan.







Apa yang ada pikirkan ketika anda memikirkan Indonesia?

Menyedihkan...

Apa tanggapan anda tentang menjamurnya boy & girl band, sepeda fixie, bb, kawat gigi, & sifat konsumtif di Indonesia?

heemmm...saya agak tersinggung dengan pertanyaan ini sebenarnya :D
Karena saya adalah pengendara Fixed Gear, sudah lama sekali saya memakainya. Dan percaya atau tidak, hampir sebahagian besar poster – poster saya di jalanan dikerjakan dengan sepeda itu. Saya memilih Fixed Gear, karena tentu lebih hemat bila menggunakan kendaraan bermotor, dan secara sensasi saya menyukai setiap kayuhannya. Jenis sepeda ini melatih kita untuk selalu waspada. Juga pengalaman “memelihara dan membesarkannya”. Fixed gear adalah sepeda custom yang pastinya timeless. Saya benar – benar menikmati proses custom itu. Bagaimana rasanya menabung untuk sekedar membeli velg, crank dan berbagai part lainnya. Proses ini saya nikmati, karena memang saya tak punya banyak uang untuk langsung membeli sekaligus semua part sepeda yang saya idamkan. Menabung sedikit – sedikit adalah hal yang saya suka tapi ironisnya sangat susah untuk dilakukan.
Dan tentang BB, Ehm! saya juga baru – baru ini menggunakannya, setelah saya mendapatkannya dari bekas ayah saya. Setelah sebelumnya hampir semua keluarga besar saya selalu menghina habis – habisan HP Samsung SGH – C210 saya yang kelewat butut itu. Dan sebagai anak yang baik tentulah BB bekas itu saya terima dengan perasaan agak terintimidasi. Terintimidasi oleh kecanggihannya hehee...







Pesan untuk remaja Indonesia?

Jangan mudah percaya “orang – orang tua” karena merekalah pembuat peraturan – peraturan yang tidak keren.

Oke, last words?

Stay Active, Stay Strong!

Dan pertanyaan dari sahabat & teman-teman saya:

Apa resep rahasia anda bisa sampai seperti ini? (M. Naufal Firdaus)

Maksudnya “seperti ini” bagaimana yaa....??
Ganteng rupawan seperti ini maksudnya?? Hahaaa...

Masih percaya pemerintah? (Putu Harta Wirasana)

Tidak.





Jika Anda membuat maha karya, entah itu grafitti/stencil/poster akan buat dimana (tempat)? (Anugerah Tragedi Revolusianto)

Ditempat dimana semua orang boleh menggambar dan makan sesukanya.

Fotokopinya dimana, bisa sehitam gitu? (Nobodycrop)

Wah hampir semua fotokopi yang bisa langsung print bisa membuat sehitam mungkin kok.

Apakah regenerasi Munir di dekade sekarang & yg akan dtg akan terwujud,dmn kebobrokan di negeri kita semakin transparan? (JayRemais ‘EyeFeelSix’)
Tentu akan selalu ada penerusnya,sejarah sudah menunjukkan, disetiap pendulum jaman selalu saja ada anak muda nekad yang membuat si keriput geleng – geleng kepala. Menjungkir balikkan dunia dalam perayaan anti – kenyamanan masa lalu, dan jangankan Munir, nabi pun bisa muncul di tiap masanya. Revolusioner selalu menemukan parade pagi nya dan Pembangkangan selalu menemukan malam agitasinya. Santai saja!


Anti-Tank Dalam Media 









"Sekecil apapun tindakan itu, pasti ada artinya. Orang-orang sekarang sering malas bertindak karena malas repot atau malas dapat kesulitan."

Minggu, 10 Juni 2012

Interview Keluarga Taring X Kuda Besi




hey ho! gimana nih kabarnya KudaBesi? *setel lagu We're Family* :D

Alhamdulillah sehat kecuali bassis kami si Dimas yang lagi dalam masa penyembuhan. lengan kirinya patah,biasa olahragawan lagi cidera..haha, doain aja semoga doi bisa lekas sembuh dan betot bass lagi bareng kita..amin!


Oke langsung aja ye.. 


Apa itu KudaBesi?

Kudabesi berarti KUDA, yang kita tau tenaga kuda sangat besar, enerjik dan sering di kaitkan dengan kecepatan atau kekuatan dari kendaraan bermotor. BESI kita ambil sifatnya yang keras dan kokoh, sering di gunakan untuk bahan pondasi bangunan2 besar di seluruh dunia. Jadi KUDABESI adalah band yang memiliki semangat seperti kuda, bermain musik keras dan berusaha untuk menjadi pondasi semangat bagi pendengar musiknnya.


Kuda Besi  are?

- Nur Muhammad Hasan a.k.a Pelo’ (spoken)
- Feri Prasetya (6th strings guitar)
- Dimas Sulistio (4th strings bass)
- Rio Catur Rahmat Saputra a.k.a Bogank (beat maker)




Kapan, dimana & bagaimana KudaBesi terbentuk?

KUDABESI berawal dari pertemuan dan obrolan antara 2 anak muda yaitu Dimas dan Bogank di salah satu tongkrongan anak muda di kawasan Jl. Jendral Sudirman Yogyakarta pada 2009 lalu. Karena mereka memiliki bakat bermain musik, lalu mereka berniat membuat sebuah band yang beraliran hardcore. Walaupun Dimas memiliki band yang beraliran crash over trash dan Bogank yang pernah bermain punk melodik. Awalnya mereka bingung untuk mencari personil lainya karena Dimas sebelumnya bermain gitar dan Bogank bermain drum, padahal dalam sebuah band biasanya berisikan pemain gitar, bass,drum dan vocal.
Setelah sekian lama berteman dan nongkrong bareng bersama Bogank, akhirnya Dimas memiliki kenalan seorang freestyler Yogyakarta BMX yaitu Feri yang juga memiliki bakat bermain musik yang baik, dan Dimas langsung memperkenalkanya kepada Bogank. Dalam suatu pertemuan mereka mengobrol perihal pembentukan sebuah band akhirnya mereka sepakat untuk bermain dengan dengan formasi Dimas (gitar), Feri (bass), dan bogank (drum). Karena di band ini belum memiliki seorang vokalis mereka sering mencoba beberapa teman untuk bergabung dan sempat mengikuti gigs di kelaten bersama band-band dari Yogyakarta hardcore.
Karena mereka bosan bermain dengan bergonta-ganti vokal akhirnya mereka bersabar untuk latihan tanpa seorang vokalis. Tapi mereka selalu mencari dan pada akhirnya Bogang berkenalan dengan Pelo’, teman kerja feri di salah satu caffe d jogja. Awalnya Bogank melihat style dari Pelo’ yang bergaya old school, dari situlah Bogank mengajak Dimas dan Feri mengobrol untuk merekrut Pelo’  sebagai vokalis KUDABESI. Setelah pertemuan itu lalu Feri melakukan pembicaraan khusus terhadap Pelo’ pada jam kerja dan ternyata Pelo menyetujuinya.
Pada saat sesi jamming di studio, mereka selalu bereksperimen dengan komposisi musik masing-masing mereka yang berbeda genre. Dari sinilah di rubah formasi awal dari Dimas dan Feri yang melakukan tukar posisi yaitu Dimas dari gitar menjadi bermain bass, dan Feri dari bermain bass menjadi bermain gitar. Hal ini di lakukan agar musik dari KUDABESI semakin terdengar pwerfull dengan genre hardcore sebagaimana para pembalap yang menunggangi KUDABESInya dengan sangat powerfull. KUDABESI mulai merjalan aktif pada akhir 2010.



Genre KudaBesi?

HARDCORE


Influence KudaBesi?

Kita dengerin semua music tanpa ngotak2in,dari dangdut sampe keroncong. Tapi kalo kudabesi sendiri terinfluence dan ngambil benang merah dari  band pantera,metallica,sepultura,hatebreed,madball,agnostic front,etc.


Album KudaBesi?

Kita belum punya album,baru sempet ngeluarin demo di awal 2011 yang ebrisi 2 lagu yaitu Do It Yourself dan Perang. Kalo album mungkin kita kelarin tahun ini,bantuin doa aja semoga semuanya lancar. Amiin!


Prestasi KudaBesi?

Kita pernah main di jogja hardcore fers #1 yang di selengarakan oleh voltus production yang mengambil tempat di kampus UMY terpadu pada pertengahan 2011. Ada banyak banget band yang maen pada waktu itu dari dalem kota, luar kota, bahkan luar negeri yaitu Relentles dari Ausy dana Abhorence dari slovakia. Menurut kami itu adalah sebuah prestasi, mengingat kami band kecil yang masih seumur jagung tapi bisa sepanggung dengan band bagus dari luar negeri.wow!!


Pesan yang ingin disampaikan di lagu ‘Do It Yourself’?

Buat temen-temen yang memiliki tujuan dalam hidupnya, jangan mudah goyah sama pengaruh2 yang bikin kalian putus asa. Tetap angkat kepala kepalkan tangan dan tetap struggle menjalani kehidupan yang keras. Karena dasarnya kehidupan itu bukan Cuma masalah percintaan dan hidup itu bukan Cuma untuk mengeluh. Hidup itu adalah perjuanga dan kami mencoba mengutarakanya lewat music hardcore. keep spirit dude!


Tanggapan KudaBesi tentang patriotisme dan nasionalisme?

Itu harus di tanamkan di jiwa temen2 yang memiliki semangat juang untuk membela Negara ini. Walaupun Indonesia adalah Negara dengan tingkat kebobrokan system yang parah dari segi hukum,politik dan birokrasi, tapi sewajarnya kita harus memperjuangkan apa yng bisa kita berikan untuk Negara ini sekecil apapun itu.


Menurut  KudaBesi apa Indonesia benar-benar negara multikultur?

Itu benar, Indonesia punya wilayah dari sabang sampai merauke dan di dalamnya terdapat berbagai macam suku bangsa yang berbeda bahasa,kebudayaan dan bentuk fisik. Tapi dari situlah kita di haruskan untuk tidak bersifat rasis. Ingat semboyan bhineka tunggal ika yang berarti berbeda-beda tapi tetap satu jua. Mau itu rambut gondrong atau botak, kulit hitam atau putih, mau bertatto dan gak bertatto kita tetap satu Indonesia, we’re family!!!


Apa tanggapan KudaBesi tentang menjamurnya boy & girl band, sepeda fixie, bb, kawat gigi, & sifat konsumtif di Indonesia?

Menut kita ga masalah sih Kalo boy dan girlband nyebarin trendnya yang unyu-unyu,tapi kami Cuma kurang setuju kalo mereka lipsinc di panggung.keliatan banget ga punya kualitas!! Selama kita manggung di gigs, ada banyak band yang kurang bagus performnya termasuk kami sendiri. Tapi dari situlah bisa di bedakan kualitas bermain music tanpa melakukan lipsinc.
Kalo sepeda fixie, bb, kawat gigi dan sifat konsumtif itu di Indonesia sangat parah emang. Kebanyakan orang mendahulukan keinginan ketimbang kebutuhan. Kalo fixie,bb dan kawat gigi itu di beli sesuai dengan kebutuhan mah ga masalah,tapi yang terjadi sekarang semua itu Cuma soal trend. Siapa yg punya fiksi itu keren, pake bb itu keren,dan cewe yang kae kawat gigi dengan bricket yang berwarna warni keliatan semakin unyu,bahkan ga jarang lagi sekarang kita ngeliat banyak cowo yang pake behel dan bricket dengan bermacam gaya, biar ga kalah unyu dari cewe mungkin yaa..haahahaaa


Pesan untuk remaja Indonesia?

Mencari jati diri itu bebas, tapi tetap jadi diri kalian sendiri itu lebih baik. Tetap semangat menjalani kehidupan tanpa harus mengeluh. Bersyukurlah dengan segala apa yang ada sekecil apapun itu. Dan yamg terakhir tetap bergerak menghancurkan rintangan demi masa depanmu.


Oke last words?

Tunggu lagu2 baru dari kami, dateng ke setiap gigs dan event di mana kami main di situ,sampe ketemu di kesempatan berikutya..
      

Akun FB / Twitter personil KudaBesi:

Pelo’              Facebook : Saint2hope@gmail.com/ Hassan el Pelox
                       Twitter  : @Hassan_pelox
Feri prasetya  Facebook : Flatferi@yahoo.com / Feri Prasetya
                       Twitter : @feriprasetya
Dimas Sulistio Facebook : dimas16sulistio@gmai.com/ Dimas Sulistio
                       Twitter : @dimasgtloh
Rio Bogank     Facebook : bogankberaxi@rocketmail.com/ Rio Catur Rahmat Saputra
                       Twitter : @riobogank


Contact person, web, fb, & twitter KudaBesi:

Cp. 085729341444/pin: 27f1b608 (iwan)
Web                  : www.reverbnation.com/kudabesiHC
Facebook           : jogjakartahardcore16@yahoo.com / kudabesi ykhc / kudabesi ykhc new
Twitter              : @kudabesiHC